DERITA
Michael menyampirkan tas sekolah di bahunya. Kakinya melangkah ringan melewati teras rumah mungil yang dihuninya bersama sang kakak. "Hari ini, tidak usah ke sekolah. Bantu Kakak di bengkel. Banyak kerjaan!" John menghentikan sang adik. Lelaki tambun berusia tiga puluhan itu terlihat dekil dengan noda oli di sana-sini.
"Hari ini aku tidak bisa, Kak." Michael menjawab, setengah berbisik. Ia teringat akan Fey. Gadis keras kepala itu pasti akan sangat kecewa. "Apa katamu?" John menghardik. "Kau pikir, bisa seenaknya sekolah dan aku harus susah-payah membiayaimu?" teriak John penuh amarah. "Aku sudah terlalu sering absen, Kak. Aku akan tetap ke sekolah!"
John berbalik dan menghantam wajah Michael. Darah mengucur dari pelipisnya. "Berani melawan, hah?" Michael meringis menahan sakit. Darah membasahi seragam sekolahnya. Tangannya terkepal, menahan emosi. " Sekarang kau punya alasan bagus untuk tidak ke sekolah!" John tertawa mengejek.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar